Usai Keluar dari Facebook, Founder WhatsApp Kembangkan Signal

Home / Gaya Hidup / Usai Keluar dari Facebook, Founder WhatsApp Kembangkan Signal
Usai Keluar dari Facebook, Founder WhatsApp Kembangkan Signal Signal Private Messenger. (foto: Malavida.com)

TIMESKALTENG, JAKARTA – Brian Acton, founder WhatsApp, mengembangkan Signal Private Messenger setelah keluar dari Facebook pada tahun 2017. Brian Acton langsung kembangkan aplikasi. Kini, aplikasi tersebut sudah dapat digunakan oleh pengguna.

Dilansir dari Indozonetech, bahwa Signal Messenger disebut-sebut sebagai aplikasi perpesanan online dengan privasi yang sangat kuat. Itu karena menggunakan sistem end-to-end encryption yang sulit untuk diretas.

"Signal bukanlah aplikasi perpesanan untuk peneliti keamanan saja, tapi juga untuk orang-orang di seluruh dunia yang mementingkan privasi mereka," ucap Brian Action seperti yang dikutip dari Wired.

Fitur-fitur yang dihadirkan di Signal ini juga mirip dengan WhatsApp. Bahkan aplikasi tersebut sudah memiliki mode gelap (Dark Mode) yang benar-benar gelap, tidak seperti WhatsApp.

"Signal memberikan fitur yang diinginkan pengguna tanpa mengorbankan privasi. Jika Anda melihat Signal sebagai aplikasi komunikasi masa depan yang aman, maka kalian pasti akan memandang Facebook dan WhatsApp sebagai aplikasi yang tak bisa diandalkan," ucap peneliti keamanan dari John Hopkins University, Matthew Green.

Brian Acton yang mengembangkan Signal Private Messenger ini adalah programmer dan internet entrepreneur yang lahir di Amerika. Pria kelahiran bulan Februari ini kini duduk sebagai executive chairman di Signal Foundation, sebelumnya sebagai founder WhatsApp. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com