30 Ribu Pekerja di Jakarta di PHK Imbas Covid-19

Home / Ekonomi / 30 Ribu Pekerja di Jakarta di PHK Imbas Covid-19
30 Ribu Pekerja di Jakarta di PHK Imbas Covid-19 Andri Yansyah (FOTO: megapolitan.kompas.com)

TIMESKALTENG, JAKARTA – Epidemi wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia berimbas pada sektor ekonomi. Di Jakarta, sebanyak 162,146 pekerja atau buruh dilaporkan telah di PHK (putus hubungan kerja) perusahaan dan dirumahkan tanpa mendapatkan upah (unpaid leave).

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta menyatakan, sebanyak18.045 perusahaan di Jakarta telah memutus hubungan kerja atau merumahkan sementara pekerja mereka akibat wabah Covid-19.

"Jumlah orang yang di PHK dan dirumahkan itu berasal dari 18.045 perusahaan," ujar kepala Disnakertrans DKI JakartaAndri Yansyah dikutip dari Tempo, Minggu (5/4/2020).

Dari angka itu, sebanyak 132.279 pekerja yang dirumahkan berasal dari 14,697 perusahaan. Kemudian 30,137 pekerja di PHK berasal dari 3.348 perusahaan.

Jumlah tersebut berdasarkan data yang dihimpun Disnakertrans DKI Jakarta hingga Sabtu (4/4/2020) malam. Dan diumumkan melalui Instagram resmi Dinas tenaga kerja Jakarta di @disnakertrans_dki_jakarta.

Disnakertrans DKI Jakarta diketahui tengah menghimpun data para pekerja di Jakarta yang terkena PHK dan dirumahkan imbas Covid-19. Mereka yang terdampak diminta mengirimkan laporan melalui link bit.ly/pendataanpekerjaterdampakcovid19 atau via email ke disnakertrans@jakarta.go.id. 

Data yang telah dihimpun tersebut nantinya akan disampaikan pihak Disnakertrans DKI Jakarta ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Disnakertrans telah menerbitkan kebijakan percepatan dan perluasan implementasi program Kartu Prakerja. Dengan program ini, mereka yang di PHK dan atau dirumahkan tanpa menerima upah akan mendapatkan insentif dari pemerintah Provinsi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com