Operator Kapal Penyeberangan Jawa - Bali Terapkan Aturan New Normal

Home / Berita / Operator Kapal Penyeberangan Jawa - Bali Terapkan Aturan New Normal
Operator Kapal Penyeberangan Jawa - Bali Terapkan Aturan New Normal Suasana di pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (FOTO: Agung Sedana/TIMES Indonesia)

TIMESKALTENG, BANYUWANGI – Operator kapal penyeberangan Jawa - Bali dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi maupun Gilimanuk, Bali telah menerapkan sejumlah skenario era new normal.

Skenario aturan ini diberlakukan pada setiap calon penumpang maupun kru kapal penyeberangan saat bertugas.

Manager cabang Ketapang perusahaan jasa penyeberangan PT. Dharma Lautan Utama (DLU), Sunaryo, mengatakan bahwa aturan ini sebagai wujud dukungannya terhadap PT. ASDP Indonesia Ferry untuk menjalankan kebijakan new normal pemerintah pusat.

Pedoman utama penerapan new normal ini, menurutnya mengacu pada protokol standar dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Mulai penggunaan masker, penerapan physical distancing saat penumpang masuk ke kapal hingga posisi tempat duduk di dalam kapal.

pelabuhan-Ketapang-Banyuwangi-2.jpg

"Petugas melakukan prosedur pemeriksaan suhu tubuh, pemberian hand sanitizer kepada pelanggan yang masuk kapal, dan juga  disediakan tempat cuci tangan saat akan embarkasi," kata Sunaryo, Kamis (4/6/2020).

Di dalam kapal, juga disediakan tempat cuci tangan untuk penumpang dan sudah dilengkapi dengan sabun antiseptik. Seluruh ruangan kapal disemprot dengan cairan disinfektan setiap kali proses bongkar muat penumpang di pelabuhan.

Untuk kru kapal penyeberangan, seluruh petugas pelayanan diwajibkan mengenakan face shield atau pelindung wajah dan disediakan baju hazmat. Bahkan untuk koki kapal juga diharuskan menggunakan masker dan sarung tangan dalam menyiapkan masakan untuk pelanggan.

"Seluruh kru kapal kita berikan suplemen kesehatan berupa minuman tradisional, jus buah, vitamin C dan E," katanya.

Di atas Kapal penyeberangan, juga disediakan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal jika ditemukan gejala awal Covid-19 pada pengguna jasa.

"Di era new normal ini kami juga menyediakan ruang isolasi khusus di atas kapal jika sewaktu-waktu ada penumpang penyeberangan Jawa - Bali dari pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk yang terdapat indikasi dan gejala Covid-19," katanya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com